Kemenag klaim miliki database tunjangan tunggakan guru

Kemenag klaim miliki database tunjangan tunggakan guru

Kemenag klaim miliki database tunjangan tunggakan guru

Kemenag klaim miliki database tunjangan tunggakan guru
Kemenag klaim miliki database tunjangan tunggakan guru

Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) Nur Syam mengatakan

, Kemenag sudah melakukan pendataan dengan tuntas yang dilakukan dengan metode by name by address.

Saat ini hanya tinggal menunggu verifikasi audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Data dari seluruh guru baik itu PNS dan non PNS maupun guru PHI yang PNS dan non PNS sudah diperoleh angkanya,” tandansya saat dihubungi KORAN SINDO, Sabtu, (4/1/2014).

Menurut dia, data tersebut tidak diragukan lagi jumlahnya. Karena data tersebut sudah sesuai dengan pemeriksaan BPK, maka hanya tinggal dicairkan uangnya.

Dalam hal ini, memang sudah menjadi persyaratan mutlak yang harus dilakukan semua kementerian

, mengenai semua hutang tunggakan atau apapun sebelum tahun berlangsungnya maka harus dilakukan audit BPKP sebelumnya.

“Terkait benar atau salah data kami, tetap harus ada verifikasi

yang dilakukan. Itu harus karena sudah masuk kedalam peraturan,” kata dia.

Lebih lanjut Nur Syam mengatakan, dalam pendataan, dipastikan data yang dimiliki terus berkembang. Maka hal ini seperti terkesan data yang selalu berubah-ubah menjadi tambah banyak.

Selain itu, tunjangan prifesi guru bukan hanya terjadi di satu direktoran, namun juga terjadi di Madrasah dan sekolah umum

.

“Data sudah diperoleh dari seluruh madrasah dan profesi guru. Maka dapat disimpulkan berapa tunjangan profesi guru yang belum dibayarkan di sekolah-sekolah.

 

Baca Juga :