85.650 Guru Pensiun Massal

85.650 Guru Pensiun Massal

85.650 Guru Pensiun Massal

85.650 Guru Pensiun Massal
85.650 Guru Pensiun Massal

Sekitar tiga tahun lagi, puluhan ribu tenaga pengajar atau guru akan memasuki usia pensiun.

Kementerian Pendidikan dan Kebu­dayaan (Kemendikbud) mempre­diksi sekitar 85.650 guru yang akan pensiun pada tahun 2022 tersebut.

”Jadi berdasarkan data yang ada pada kami, pada tahun 2022 itu akan terjadi puncak guru pensiun terbesar yaitu 85.650 guru yang akan pensiun,” ucap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ke­mendikbud Didik Suhardi di Gedung Kementerian Komunikasi dan Infor­matika (Kominfo), Jalan Medan Mer­deka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019). Untuk itu Didik menyebut antisipasi perlu dilakukan melalui proses rekrutmen guru. Dia khawatir apabila hal itu tidak disiapkan betul maka dapat terjadi kekurangan guru.

”Tentu ini perlu diantisipasi, sehing­ga nanti ketika ada rekrutmen guru baru, bukan hanya merekrut guru yang baru saja

tapi juga sudah memper­hitungkan guru yang pensiun ini se­hingga nanti tidak terjadi kekurangan guru,” ujar Didik.

”Perlu kami sampaikan bahwa re­krutmen guru itu ada tiga macam, pertama untuk memenuhi kekurang­an guru, kedua untuk memenuhi ka­rena penambahan akses seperti pembangunan sekolah baru sehingga perlu guru baru, ketiga untuk memenuhi guru yang pensiun,” imbuh Didik.

Kemendikbud disebut Didik akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara

dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) untuk persiapan mekanisme rekrut­mennya. ”Tentu ini kami akan koor­dinasi terus dengan KemenPAN agar nanti yang pensiun tahun 2022 ini nanti bisa dipenuhi dari rekrutmen terbuka yang sekarang sudah dilakukan, untuk memenuhi guru yang pensiun,” sebut Didik.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/LPPNCJJ