Cara Mengasuh Anak Balita Untuk Para Ayah

Cara Mengasuh Anak Balita Untuk Para Ayah

Nah, setelah memahami apa saja keperluan dasar anak balita, ini saatnya belajar teknik sukses merawat anak. Yuk, simak baik-baik:

Kenali tipe kepribadiannya
Tiap anak bertolak belakang karakternya, terdapat yang manja, berani, tipe pemimpin, atau yang berkepribadian supel. Tipe-tipe ini mengerucut menjadi 4 tipe jati diri manusia kelak, laksana koleris, sanguin, melankolis, dan plegmatis. Agar sukses merawat anak, sesuaikan teknik pengasuhan kita dengan karakter tersebut. Contohnya anak pemberani dapat diajak melakukan kegiatan luar lokasi tinggal seperti berkemah, sambil memperkenalkan mereka dengan alam sekitar.

Ciptakan atmosfer nyaman ketika beraktivitas bersamanya
Saat anak merasa nyaman bareng Anda, dia bakal lebih mudah melimpahkan perasaan dan isi kepalanya. Ayah yang sukses merawat anak balita, pasti mereka yang pandai membuat suasana tersebut, supaya tidak terdapat batas antara orang tua dan anak.

Ajak istirahat siang/malam dan santap teratur
Biasakan anak guna disiplin istirahat dan santap di jam yang sudah disepakati bareng ibunya. Meski sedang dalam pengasuhan Anda, tidak boleh lupa bahwa tanggung jawab merawat anak terdapat di tangan ayah dan ibu. Jika kita bercerai, tanyakan untuk mantan istri, jam berapa seringkali anak balita Anda istirahat dan santap setiap harinya.

Beri misal perilaku yang santun dan baik
Ayah ialah tipikal orang tua yang senang menyuruh anaknya bermain. Dunia anak ialah dunia bermain. Jangan ragu guna bermain bareng anak, seraya menirukan perilaku yang layak dia pelajari di umur balitanya itu. Cari gagasan dari kitab dan film kartun kesayangan anak juga dapat Anda lakukan.

Usahakan berkata dengan lembut, namun tegas
Ayah seringkali cenderung spontan dan santai saat bareng anak. Namun, tidak boleh sampai kebablasan mengucapkan ucapan-ucapan yang tidak cukup pantas didengar anak. Anak ialah peniru ulung, apa yang didengarnya bakal dia tiru.

Demikianlah teknik keren yang mesti dilaksanakan ayah tunggal supaya sukses merawat anak balitanya.

Sumber : http://www.mmnt.org/cat/rp/www.pelajaran.co.id