Cerita Angsa dan Kura-Kura

Cerita Angsa dan Kura-Kura

Di sebuah danau, hiduplah dua ekor angsa dan kura-kura. Mereka saling berteman baik. Setelah berenang di danau, angsa-angsa senang terbang tinggi untuk melihat pemandangan alam dan lingkungan sekitar yang indah.

Hal tersebut membuat kura-kura menjadi penasaran karena angsa sering menceritakan hal-hal indah yang dilihatnya. Sekali pun, si kura-kura belum pernah melihat pemandangan tersebut secara langsung.

“Aku senang melihat anak-anak manusia yang sedang bermain, mereka terlihat selalu riang dan tak pernah bersedih,” ujar salah satu angsa.

“Iya, lingkungan tempat tinggal penduduk juga sangat asri. Mereka sepertinya hidup rukun seperti kita,” tambah angsa yang lainnya.

“Aku ingin bisa terbang bersama kalian dan melihat pemandangan menakjubkan itu. Tapi sayangnya aku tak bisa terbang,” kata si kura-kura.

Kedua angsa itu merasa kasihan padanya. Mereka memikirkan ide untuk bisa membawa kura-kura terbang bersama.

“Ah! Aku punya ide. Kamu bisa ikut terbang bersama kami. Dengan sebatang kayu ini kami bisa membawamu terbang.”

“Bagaimana caranya?” tanya kura-kura penasaran.

“Gigitlah kayu ini. Tapi dengan satu syarat, jangan sekalipun berbicara selama kita terbang,” jawab si angsa dan kura-kura pun menyetujuinya.

Kedua angsa tersebut mencengkeram batang kayu lalu kura-kura menggigitnya. Mereka bertiga akhirnya bisa terbang bersama.

Sampailah mereka di perkampungan warga, kedua angsa dan kura-kura itu bisa melihat sekumpulan anak-anak yang sedang bermain.

“Lihat ke atas! Ada dua angsa yang membawa terbang kura-kura. Mereka lucu sekali, ya!” Teriak salah satu anak. Lantas, semua anak-anak itu mendongak ke atas dan melihat kedua angsa dan kura-kura. Kemudian mereka pun ikut tertawa.

Merasa ditertawakan, kura-kura pun merasa tersinggung.

“Dasar anak-anak nakal!” teriak kura-kura.

Namun, dia lupa kalau tak boleh bicara sepatah katapun selama terbang. Karena hal itu akan membuat gigitannya lepas dan akhirnya terjatuh.

Kalau adik atau ponakan kecilmu suka bandel dan nggak mau dengerin nasihat orang yang lebih tua, coba berikan dia cerita dongeng anak lucu satu ini. Kasih tahu, kalau masih suka “ngeyel” nanti dia pasti menyesal, lho.

Kalau masih nggak mau dengerin, nanti dia bisa sial kaya si kura-kura. Udah dibilang jangan ngomong, eh malah ngomong.

Baca Juga :