2 Bangunan Kelas Ambruk, SDN di Mojokerto Dapat DAK?

2 Bangunan Kelas Ambruk, SDN di Mojokerto Dapat DAK

2 Bangunan Kelas Ambruk, SDN di Mojokerto Dapat DAK?

2 Bangunan Kelas Ambruk, SDN di Mojokerto Dapat DAK
2 Bangunan Kelas Ambruk, SDN di Mojokerto Dapat DAK

Kondisi bangunan kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jatirowo 2, Kecamatan Dawarblandong

, Kabupaten Mojokerto yang ambruk langsung direspon Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Bangunan tersebut segera direhab.

“Insa Allah kurang lebih tiga minggu lagi, bangunan ini akan direhab. Kemarin sudah ada perjanjian, kita akan mendapatkan DAK,” ungkap guru SDN 2 Jatirowo,Tiaran, Jumat (2/8/2019).

Kata Trian, selain SDN 2 Jatirowo rencananya ada dua sekolah yang ada di Kecamatan Dawarblandong lainnya yang akan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019. Yakni termasuk SDN Randegan dan SDN Bayulegi. Namun ia mengaku tidak mengetahui secara detail.

“Coba, ke Kepala Sekolah saja biar tambah detail. Selain kita yang dapat DAK,

ada dua sekolah lagi juga di Kecamatan Dawarblandong yakni SDN Randegan dan SDN Banyulegi. Tapi saya tidak tahu detail soal ini,” ujarnya.
Baca Juga:

SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik Juara II Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional
Bupati Anas: Tidak Ada Ceritanya Orang Sukses Tanpa Kerja Keras
Kadispendik Jember Berharap Kursi Kepsek Kosong Terisi Sebelum UNBK
Tak Ingin Ujian Terganggu, Pembangunan Sekolah Ditunda
Begini Kronologi Siswa Tendang Guru Menurut Kadindik Surabaya

Sementara itu, Kepala SDN 2 Jatirowo belum bisa dihubungi terkait hal ini. Ada dua bangunan kelas di SDN 2 Jatirowo

yakni kelas III dan V yang atapnya ambruk sehingga para siswa terpaksa pindah ke musala dan ruang UKS.

Namun sejak dua minggu lalu, kelas III terpaksa dipindah ke halaman yang merupakan tempat parkir lantaran musala digunakan siswa lain. Ada sebanyak 12 siswa yang harus belajar di ruang terbuka.

Salah satu siswi kelas III, Karisma Lintang Prastika menuturkan, jika ia merasa tidak nyaman dengan kondisi seperti itu. “Karena jika belajar di luar bisa fokus dan banyak gangguan. Tidak nyaman, ruangannya terbuka seperti ini mana bisa belajar dengan tenang,” tegasnya

 

Sumber :

https://danu-aji-s-school.teachable.com/blog/190508/internetistheplace