Pemkot Surabaya dan Balikpapan Sepakati Kerjasama dengan UNAIR Perihal Penghijauan dan Pelestarian Pohon Langka

Pemkot Surabaya dan Balikpapan Sepakati Kerjasama dengan UNAIR Perihal Penghijauan dan Pelestarian Pohon Langka

Pemkot Surabaya dan Balikpapan Sepakati Kerjasama dengan UNAIR Perihal Penghijauan dan Pelestarian Pohon Langka

Pemkot Surabaya dan Balikpapan Sepakati Kerjasama dengan UNAIR Perihal Penghijauan dan Pelestarian Pohon Langka
Pemkot Surabaya dan Balikpapan Sepakati Kerjasama dengan UNAIR Perihal Penghijauan dan Pelestarian Pohon Langka

Penghijauan menjadi aspek penting dalam meningkatkan kualitas udara di suatu tempat. Namun penggundulan

hutan dan eksploitasi yang marak tanpa melakukan penanaman kembali menjadi masalah yang cukup serius yang harus ditanggulangi.

Fenomena semacam itu jika dibiarkan dan tidak mendapatkan perhatian khusus akan menyebabkan pemananasan global sehingga memperburuk kualitas udara. Hal lain yang dapat tercemar yakni tanah dan juga air yang dibutuhkan oleh makhluk hidup.

Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya dan Balikpapan menjajaki kerjasama dengan Universitas Airlangga

(UNAIR) pada bidang penghijauan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., M.T., Ak., CMA, Walikota Surabaya Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T, serta Walikota Balikpapan H. M. Rizal Effendi, SE.
Baca Juga:

Siapa Bilang Perempuan Lemah, Obat Kuat Itu Untuk Siapa?
PLN Siap Rekrut Lulusan Terbaik Unair
Delegasi UNAIR Lakukan Pertemuan Strategis Bersama Puluhan Mitra dari Berbagai Negara
RSUA Mendapatkan Akreditasi Internasional Bintang 6 KARS
Tanri Abeng Ajak Generasi Milenial Unair Kembangkan Jiwa Entrepreneur

Rektor UNAIR Prof. Nasih menuturkan program reboisasi itu merupakan langkah yang tepat untuk mencegah global warming

dan memperbaiki kualitas udara, air, dan juga tanah. Selain itu nantinya pohon yang ditanam juga dapat digunakan oleh mahasiswa Biologi UNAIR untuk penelitian dan juga pembelajaran.

“Program ini juga merupakan sebuah pendidikan budi pekerti yang luhur untuk merawat dan mencintai lingkungan. Pohon yang ditanam ini kita sebut dengan pohon asuh yang akan dirawat dan dipantau secara berkala,” ungkapnya.

Rencananya lahan dibelakang gedung Fakultas Farmasi itu akan dibuat taman dan kebun yang akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau. Sehingga tanaman pohon buah ini nantinya dapat digunakan sebagai salah satu eksperimen atau laboratorium mahasiswa Biologi.

Pada kesempatan itu, Prof. Nasih juga berkesempatan melakukan penyilangan kelengkeng merah dan putih yang nantinya menjadi kelengkeng merah putih.

Walikota Balikpapan H. M. Rizal Effendi menjelaskan kerjasama dengan pusat riset UNAIR ini akan sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak. Diharapkan kerjasama tersebut dapat memberikan dampak yang signifkan bagi penghijauan baik di Surabaya maupun di Kalimantan.

 

Baca Juga :