Aplikasi Magnet

Aplikasi Magnet

Aplikasi Magnet

Aplikasi Magnet

  1. Bantalan Magnetik (Magnetic Bearing)

Magnetic Bearing adalah bantalan paling modern dengan daya kerja atau putaran tinggi. biasanya di pakai di sistem sistem dan perangkat tertentu seperti flywheel. dengan bantuan magnetic bearing ini, maka flywheel bisa terapung di medan magnet. Beberapa tipe flywheel bisa berputar lebih dari 50 ribu rpm. bandingkan dengan roller bearing biasa atau ball bearing yang akan langsung meleleh dalam kecepatan ini. Karna magnetic bearing tidak punya moving part, maka kecepatan putarnya bisa sangat cepat. Dengan adanya medan magnet, poros tidak memiliki kontak dengan bagian lain dan sangat sedikit gesekan dan getaran. Selain itu bearing juga tidak memerlukan pelumas dan bantalan dapat menahan suhu yang sangat tinggi.


  1. Superconduktor Magnet

Levitasi superkonduktor dalam bahasa Inggris dikenal dengan Superconductor Levitation adalah sifat material superkonduktor pada suhu rendah yang bisa melayang  di dalam jangkauan medan magnet karena adanya efek Meissner. Material superkonduktor sendiri adalah material yang akan memiliki resistansi nol pada suhu sangat rendah. Material konduktor yang lain seperti tembaga dan perak memiliki sifat akan menurun resistansi elektriknya ketika berada dibawah suhu normal. Namun superkonduktor adalah istimewa, material ini akan benar-benar akan memiliki resistansi elektrik nol di suhu sangat rendah.


Sifat tersebut akan menjadikan superkonduktor memiliki meisner effect seperti pada gambar di atas. Pada suhu normal superkonduktor tidak akan terpengaruh dengan medan magnet. Namun di suhu rendah melebihi suhu kritisnya material superkonduktor akan terperangkap dalam medan magnet.


  1. Superconduktor Magnetic Bearing

Penggunaan magnetic bearing untuk mengurangi gesekan pada komponen mekanis bukan hal yang baru lagi, pengembangan magnetic bearing superconduktor menghasilkan gesekan lebih sedikit dari magnetic bearing biasa sebesar 25%. Bahan superkonduktor yang digunakan dalam magnetic bearing ditemukan pada tahun 1986.


Pendekatan gesekan dihasilkan ketika magnetic baering diposisikan diatas bahan superkonduktor kemudian didinginkan oleh nitrogen cair hingga temperatur F. Pada suhu ini, bahan superkonduktor menghasilkan medan magnet yang sama tetapi berlawanan dalam kaitannya dengan magnet sehingga magnetic bearing akan melayang sebagai respon terhadap medan magnet yang berlawanan.


  1. Maglev Trains

Kereta maglev merupakan kendaraan yang berjalan melayang di lintasan dengan menggunakan kekuatan elektromagnetik antara magnet superkonduktor yang terdapat di kereta dan coil yang berada di lintasan. Berikut ini adalah penjelasan  umum dari  prinsip levitasi magnetik, kumparan levitasi dipasang pada dinding samping lintasan. Ketika magnet superkonduktor lewat dengan kecepatan tinggi sekitar beberapa centimeter di bawah pusat kumparan, arus listrik diinduksi dalam kumparan yang kemudian bertindak sebagai elektromagnet sementara. Akibatnya ada kekuatan yang mendorong dan yang menarik secara bersamaan, sehingga kereta maglev melayang.


Sumber: https://ppag.co.id/icewind-dale-apk/