Reksadana di Indonesia ragam dan Karakteristiknya

Reksadana di Indonesia -ragam dan Karakteristiknya

Reksadana di Indonesia -ragam dan Karakteristiknya

Reksadana di Indonesia -ragam dan Karakteristiknya
Reksadana di Indonesia -ragam dan Karakteristiknya

Reksadana adalah instrumen untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal. Dana yang dihimpun ini oleh Menejer Investasi (MI) kemudian diinvestasikan ke dalam instrumen investasi atau efek, mulai dari efek ekuitas, efek utang, hingga efek pasar uang

Reksadana di Indonesia mulai marak dan dikenal luas oleh masyarakat pemodal sejak 1996, setelah Pemerintah (dalam hal ini Bapepam) mengeluarkan peraturan yang memfasilitasi penerbitan Reksadana berdasarkan kontrak investasi kolektif (KIK). Perusahaan yang mengelola Reksadana di Indonesia dapat berbentuk perseroan maupun kontrak investasi kolektif. Pada umumnya Reksadana yang saat ini beredar adalah Reksadana terbuka yang diterbitkan berdasarkan KIK. Reksadana ini diterbitkan berdasarkan kontrak antara Bank Kustodian dengan MI. Bank Kustodian di sini berfungsi memberikan jasa penitipan kolektif, sementara kustodian kekayaan Reksadana, menghitung Nilai Aktiva Bersih (NAB) dari Unit Penyertaan setiap hari bursa, mengurus penerbitan, serta penebusan ( redemption ) dari Unit Penyertaan sesuai dengan kontrak. Sedangkan MI bertugas mengelola portofolio sesuai dengan kebijakan investasi dalam kontrak dan Prospektus, serta melakukan pembelian kembali Unit Penyertaan. Reksadana ini wajib menerbitkan NAB setiap hari dan diumumkan di media massa . NAB ini dihitung berdasarkan nilai pasar harian dari portofolio dibagi dengan jumlah unit penyertaan Reksadana yang diterbitkan.

Sumber : https://rakyatlampung.co.id/faraway-4-apk/