Faktor-faktor yang mempengaruhi arah pergerakan angin


Faktor-faktor yang mempengaruhi arah pergerakan angin

Faktor-faktor yang mempengaruhi arah pergerakan anginFaktor-faktor yang mempengaruhi arah pergerakan angin

Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi arah pergerakan angin, yaitu :

  1. Perputaran Bumi.

Pada perbedaan tekanan udara yang konstan, gradien tekanan udara menyebabkan gerakan udara yang lurus.  Efek perputaran bumi menyebabkan pergerakan itu merupakan suatu lengkungan (gaya coriolis) dan bila terjadi suatu gerakan lengkung maka timbulah kekutan atau gaya centrifugal yang mencoba menarik keluar dari pusat lengkungan.

Kekuatan perputaran bumi (gaya coriolis) menyebabkan penyimpangan arah angin.  Dibelahan bumi utara pergerakan udara disimpangkan ke kiri dan dibelahan bumi selatan pergerakan udara disimpangkan kekanan, sebagai akibatnya pergerakan udara berbentuk pegas dan merupakan angin pusaran yang disebut angin siklon atau angin anti siklon.

Pemanasan Daratan

Sistem angin dipengaruhi oleh adanya benua-benua yang tingkat pemanasan daratan berbeda-beda jika dibandingkan terhadap lautan.  Akibat pemanasan ini menimbulkan adanya depresi moonson, sedangkan dalam skala kecil menimbulkan angin laut dan angin darat.

Angin Monsoon yaitu Sistem angin skala regional yang diduga mengubah arah dan berlalunya musim. Monsoon terjadi lebih dari jarak ribuan kilometer, dan dua pola dominan aliran angin bertindak atas skala waktu tahunan.

            Selama musim panas, angin monsoon bertiup dari permukaan laut lebih dingin ke benua yang lebih hangat. Pada musim panas, benua-benua menjadi jauh lebih hangat daripada lautan karena sejumlah faktor (Summer Monsoon). Angin bertiup ke daratan dari laut yang sangat tinggi kelembaban, dan sedikit pendinginan massa udara ini menyebabkan kondensasi dan hujan. Beberapa daerah dataran tinggi di Asia menerima lebih dari 10000 mm dari hujan selama bulan-bulan musim panas.

Sumber :

https://bloggermuslimah.id/