Keutamaan Thaharah


Keutamaan Thaharah

Perlu kita mengerti keutamaan ath-thaharah di sisi Allah Ta`ala terutama dalam kaitannya dengan ibadah kepada Allah Ta`ala. Kita dapati antara lain firman Allah di dalam Al-Qur’an.

إٍنّ الله يحب التّوّابين و يحبّ المتطهرين

Artinya: “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang banyak bertaubat dan orang-orang yang melakukan amalan thaharah (bersuci).” (Al-Baqarah: 222)

Juga Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda:

الطهور شطر الإيمان و الحمد لله تملأ الميزان

Bersuci adalah separuh iman dan ‘alhamdulillah’ adalah memenuhi mizan (timbangan amal (HR. Muslim dalam Shahihnya, Kitabut Thaharah hadits ke 223 dari Abi Malik Al-Asy’ari radliyallahu `anhu).

Dan beliau shallallahu `alaihi wa sallam bersabda:

“Kuncinya shalat itu ialah berthaharah, dan pengharamannya (yakni mulai diharamkan berbicara dalam shalat) ialah takbir (yaitu takbir permulaan shalat atau dinamakan takbiratul ihram), dan penghalalannya ialah salam (yakni halal kembali berbicara setelah berakhirnya shalat dengan mengucapkan salam).” (HR. Tirmidzi dalam Sunannya dari Ali. Abu Isa (yakni At-Tirmidzi) berkata: “Hadits ini paling shahih dan paling baik dalam bab ini.”).

Thahur merupakan sesuatu yang suci pada dzatnya dan bisa mensucikan yang lainnya, yaitu yang tetap pada ciptaannya (artinya pada sifat yang benda tersebut dicipta atasnya). Bersuci juga merupakan salah satu keindahan islam. Bersuci dapat dilakukan dengan menggunakan air suci sesuai dengan sifat yang ditetapkan oleh syara’ mengenai tata cara menghilangkan hadats dan najis Mengingat karena air merupakan alat bersuci, maka disebutkan pula beberapa macam air yang sah digunakan untuk bersuci.

Macam Macam Air

            Air dibagi menjadi dua macam :

1)      Air Suci. Yaitu, air yang masih dalam kondisi aslinya. Seperti :

  1. Air hujan
  2. Air laut (air asin)
  3. Air sungai (air tawar)
  4. Air sumur
  5. Air sumber (mata air)
  6. Air es (salju)
  7. Air embun

baik keluar dengan sendirinya maupun dengan alat, tawar maupun asin, panas maupun dingin. Air jenis inilah yang diebut dengan air suci yang dapat digunakan untik bersuci.

2)      Air Najis. Yaitu, air yang berubah warna, rasa dan aromanya karena terkena najis, baik air itu dalam jumlah sedikit maupun banyak. Air semacam ini tidak dapat digunakan untuk bersuci.

Sumber: https://scorpionchildofficial.com/tower-defense-invasion-apk/