Konsumen Bukan Domba yang Dapat Dipotong


Konsumen Bukan Domba yang Dapat Dipotong

Konsumen Bukan Domba yang Dapat Dipotong

Konsumen Bukan Domba yang Dapat Dipotong

Kebanyakan bisnis yang tidak etis mengenakan biaya yang terlalu tinggi terhadap produknya dan menipu konsumennya. Bisnis yang demikian bisa saja menghasilkan keuntungan yang cepat dikarenakan iklan, namun pada saat terjadi nilai baru dalam bisnis, maka akan mengalami kehancuran. Poin yang lebih baik yang diperhatikan adalah, perusahaan yang menaikkan harganya dengan tidak wajar di permulaan tidak dapat menurunkannya kemudian. Sekalipun mereka melihat tidak adanya penjualan yang diharapkan, mereka tidak dapat memotong harga tanpa kehilangan kredibilitas. Harga yang wajar adalah hal yang terpenting dalam etika bisnis, dan itu harus diimplementasikan di permulaan.

  1. Area Pembeli Lebih Penting daripada Area Penengah

Memang benar, penengah memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan bisnis. Bagaimanapun juga, distributor adalah orang penting yang membeli produk dari pabrik dan menghadirkannya didepan konsumen. Dalam dunia yang kian kompetitif, sangat penting untuk menarik distributor dan karena itu, kebanyakan bisnis membuat kebijakan dalam memelihara hubungan dengan distributor. Semua ini adalah hal yang baik selama konsumen sebagai pusat segala sesuatunya. Konsumen adalah hal terpenting daripada penengah, dan semua usaha harus menyadari nilai etika bisnis yang mendahulukan konsumen daripada distributor. Jika konsumen tidak suka dengan produk, maka tidak ada penjualan. Dan jika tidak ada penjualan, tidak ada distributor yang membeli produk. Triknya terletak pada menyenangkan konsumen dengan memberikan produk yang mereka inginkan tanpa mempermasalahkan sedikit kenaikan biaya manufaktur dan menciptakan permintaan produk. Secara otomatis distributor akan datang dengan sendirinya.

  1. Bersikap Diplomatis dengan Pesaing

Harus ditekankan bahwa etika bisnis selalu mengemukakan persaingan yang sehat di pasar, dan monopoli adalah hal yang dipandang rendah. Suatu bisnis pasti memiliki beberapa pesaing, dan yang terbaik adalah bersikap diplomatis dengan mereka. Secara etika, kita harus menghormati apa yang dilakukan pesaing. Jika seorang wirausaha tergoda untuk memulai perang dingin, ingatlah bahwa mereka memiliki usaha yang sama. Jadi jelas, di beberapa hal mereka lebih unggul, atau justru kurang. Kenyataannya dimata konsumen, seorang wirausaha berbagi dengan para pesaingnya karena mereka menyediakan produk yang sama. Cukup etis dan menguntungkan bagi wirausaha untuk mengikuti ‘ikatan persaudaraan’ dengan kompetitor. Jika ingin menyingkirkan mereka, lakukan dengan elegan dan dengan meningkatkan bisnis yang kita jalankan. Melakukan sabotase bisnis kompetitor, dengan cara apapun tidak dapat diterima oleh

sumber :
https://swatproject.org/slugterra-apk/