Pelapisan social ciri tetap kelompok social


Pelapisan social ciri tetap kelompok social

Pembagian dan pemberian kedudukan yang berhubungan dengan jenis kelamin nampaknya menjadi dasar dari seluruh system seluruh masyarakat kuno. Seluruh masyarakat memberikan sikap dan kegiatan yang berbeda kepada kaum laki-laki dan perempuan. Tetapi hal ini hanyalah semata-mata ditentukan oleh system kebudayaan itu sendiri. Contohnya seperti kedudukan laki-laki di minangkabau dengan laki-laki di jawa. Di jawa kekuasaan keluarga ada ditangan ayah sedangkan di minangkabau dipegang oleh ibu. Itu karena kebudayaan si sana bebeda dengan di jawa. Di sana para wanitanya yang melamar si laki-laki dan juga di sana wanita dikenal ulet/ rajin.

Di dalam organisasi masyarakat primitive pun dimana belum mengenal tulisan, pelapisan social itu sudah ada. Hal ini terwujud dengan berbagai bentuk, sebagai berikut :

  1. Adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan perbedaan-perbedaan hak dan kewajiban.
  2. Adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiliki hak-hak istimewa.
  3. Adanya pemimpin yang paling berpengaruh.
  4. Adanya orang-orang yang dikecilkan diluar kasta dan orang yang diluar perlindungan hukum.
  5. Adanya pembagian kerja didalam suku itu sendiri.
  6. Adanya pembedaan standar ekonomi dan didalam ketidaksamaan ekonomi itu secara umum.

Jika kita tidak dapat menemukan masyarakat yang tidak berlapis-lapis di antara masyarakat yang primitive, maka tidak mungkin lagi menemukannya dalam masyarakat yang lebih maju/ berkembang.bentuk dan proporsi pelapisan di masyarakat yang telah maju berfariasi, tetapi pada dasarnya pelapisan masyarakat itu ada dimana-mana dan disepanjang waktu.

  1. Terjadinya Pelapisan Sosial

  2. Terjadi Dengan Sendirinya

                        Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Orang-orang yang menduduki lapisan ini ibentuk bukan berdasarkan kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu tapi berjalan dengan alamiah atau dengan sendirinya. Karena pelapisan bentuk ini tidak disusun dengan sengaja maka bentuk pelapisan dan dasar pelapisan itu bervariasi menurut tempat, waktu, dan kebudayaan masyarakat di mana system itu berlaku.

  1. Terjadi Dengan Di sengaja

                        System pelapisan yang dibentuk dengan disengaja ini bermaksud agar mengejar tujuan bersama. Di dalam system ini di tentukan secara tegas dan jelas adanya wewenang dan kekuasaan yang di berikan kepada seseorang.sistem ini dapat dilihat dalam suatu organisasi pemerintahan, organisasi partai politik, perusahaan besar, perkumpulan-perkumpulan resmi, dan lain-lain.

 

https://mitranet.co.id/drawrace-3-apk/