Pengetahuan Mengenai Evaluasi Penyuluhan


Pengetahuan Mengenai Evaluasi Penyuluhan


Sebagian penyuluh sudah melakukan evaluasi kegiatan penyuluhan dan evaluasi pengelolaan hutan rakyat yang dilakukan masyarakat. Evaluasi kegiatan dalam proses penyuluhan dan sosialisasi yang dilakukan oleh penyuluh dilakukan juga evaluasi terhadap seluruh kegiatan yang dilaksanakan, baik dari kegiatan-kegiatan pengelolaan hutan rakyat maupun kegiatan penyuluhan itu sendiri.

Penyuluh memiliki tingkat persepsi yang baik terkait evaluasi kegiatan penyuluhan dan evaluasi pengelolaan hutan rakyat dengan skor persentase yang sama yaitu 74,00% (Azami, 2018).

2.4 Persepsi Masyarakat

1. Pengetahuan tentang Penyuluhan

Pengetahuan penyuluhan dimuali dari adanya kegiatan penyuluhan kehutanan yang pada hakikatnya adalah upaya pemberdayaan masyarakat, dunia usaha, aparat pemerintah pusat dan daerah, serta pihak-pihak lain yang terkait dengan pembangunan kehutanan. Dimana masyarakat memiliki persepsi yang baik terkait penyuluhan dengan persetase persetujuan 84,00%.

Hal ini dijelaskan oleh masyarakat bahwa sebagian besar masyarakat turut serta dalam kegiatan penyuluhan dan menginterprestasikannya dalam kehidupan sehari-hari yang beberapa di antarnya didampingi oleh penyuluh (Azami, 2018). Namun ada juga masyarakat yang menyatakan netral, tidak setuju dan sangat tidak setuju bahwa sudah diadakan penyuluhan. Hal ini terjadi karena penyuluhan dianggap tidak terlalu penting.

2. Kesesuaian Fungsi Lahan dan Faktor yang Mempengaruhinya

Kesesuaian tempat tumbuh menjelaskan persyaratan tumbuh yang diperlukan oleh satu jenis pohon untuk tumbuh dengan baik. Masyarakat umumnya telah memahami kesesuaian tempat tumbuh. Di pedesaan terdapat beragam jenis pohon penghasi kayu. Sebagian jenis pohon ditanam dalam jumlah besar dan sebagian lainnya ditanam dalam jumlah yang terbatas.

Jenis pohon yang ditanam secara terbatas menunjukkan bahwa jenis tersebut kurang komersial dan jenis tersbut pertumbuhannya kurang baik karena tempat tumbuhnya tidak sesuai. Dengan mengamati pertumbuhan beragam jenis pohon yang ada di desa, masyarakat dapat menentukan jenis pohon yang sesuai untuk ditanam di lahan miliknya. Selain mengamati pertumbuhan beragam jenis pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.

Kegiatan pemiliharaan yang dilakukan masyarakat meliputi penyulaman, penyiangan, pendagiran, pemupukan, pemangkasan cabang, penjarangan pohon dan pengendalian hama. Kegiatan dan pemberatasan hama dan penyakit jarang dilakukan oleh masyarakat karena kendala biaya. Kegiatan penyuaman adalah kegiatan yang mengaganti tanaman yang mati. Masyarakat  yang melakukan penyulaman 80,00%, sedangkan yang tidak melakukan penyulaman 20,00% (Azami, 2018).

Sumber: https://anchorstates.net/lapan-bangun-observatorium-nasional-di-gunung-timau/