Reaksi halogen dengan logam ( M )


Reaksi halogen dengan logam ( M )

Halogen bereaksi dengan kebanyakan logam. Bromin dan iodin tidak bereaksi dengan emas, platinum atau beberapa logam mulia lainnya. Perhatikan contoh reaksi fluorin dengan tembaga berikut.

F2(g) + Cu(s) → CuF2(s)

2Na + Br2 →  2NaBr

2Fe + 3Cl2 →  2FeCl3

  1. Reaksi pengusiran pada senyawa halogenida

Halogen yang kereaktifannya lebih kuat dapat mengusir atau mendesak halida yang lebih lemah dari senyawanya. kereaktifan F2 >  Cl2  > Br2 >  I2 sehingga :

F2 dapat mengusir X (Cl2, Br2, I2)

F2 + 2KX →  2KF + X2
Cl2 dapat mengusir X (Br2, I2)

Cl2 + 2KX → 2KCl + X2
Br2 dapat mengusir X (I2)

Br2 + KX →  2KBr + X2
I2 tidak dapat mengusir F2, Cl2 dan Br2

ket : unsur K dapat diganti unsur logam yang lainnya (Na, Ca, Mg dll)

F2 + 2KCl →  2KF + Cl2

Br2 + Cl → (tidak bereaksi)

Pada reaksi pertama di atas terlihat biloksnya F turun dari 0 menjadi -1 (reduksi) sedangkan Cl naik dari -1 menjadi 0 (oksidasi) sehingga F disebut oksidator (penyebab zat lain mengalami oksidasi). Sehingga kereaktifan senyawa halogen sebanding dengan kekuatan oksidatornya yaitu  F2 >  Cl2  > Br2 >  I2

  1. Reaksi dengan basa

Klorin, bromin dan iodin dapat bereaksi dengan basa dan hasilnya tergantung pada temperatur saat reaksi berlangsung.

Dengan basa kuat (MOH) pada suhu 150 C (dingin) halogen ( X2 ) bereaksi membentuk halida ( X ) dan hipohalit ( XO).

X2 + 2MOH →  MX + MXO + H2O

misalnya :

Cl2 + 2NaOH →  NaCl + NaClO + H2O

Cl2 + 2OH→  Cl + ClO + H2O

Dengan basa kuat (MOH) pada suhu panas halogen ( X2 ) bereaksi membentukhalida ( X ) dan perhalit ( XO3).

3X2 + 6MOH →  5MX + MXO3 + 3H2O

 misalnya :

3Br2 + 6KOH →  5KBr + KBrO3 + 3H2O

3Br2 + 6OH→  5Br + BrO3 + H2O

  1. Reaksi Halogen Dengan Non Logam dan Metaloid Tertentu

Halogen bereaksi secara langsung dengan sejumlah non logam dan metaloid. Unsur nonlogam fosfor dan metaloid boron, arsen, dan stirium (misal Y) bereaksi dengan unsur halogen (X), reaksi yang terjadi seperti berikut.

3X2 + 2Y → 2YX3 (jika halogennya terbatas)

5X2 + 2Y → 2YX5 (jika halogennya berlebihan)

Fluorin mudah bereaksi tetapi iodin sukar bereaksi.

Adapun nitrogen tidak langsung bersatu dengan halogen karena ketidakaktifannya.

 

sumber :

https://9apps.id/