Solusi untuk Menanggulangi Kelangkaan Beras


Solusi untuk Menanggulangi Kelangkaan Beras

Ada beberapa cara untuk menanggulangi kelangkaan beras di Indonesia pada tahun 2015 ini, diantaranya :

1.)  Mampu menghasilkan pupuk sendiri, diantaranya dengan memelihara

hewan ternak dan memanfaatkan daun-daun / tanaman-tanaman untuk dijadikan pupuk.Sekarang Pemerintah juga  ikut serta dalam pertanian dengan  memberikan alat-alat pembuat pupuk organik ke desa-desa yang kebanyakan mayoritas sebagai seorang petani. Pemerintah juga mengadakan pelatihan-pelatihan di tiap-tiap kabupaten. Seperti dikabupaten Lamongan.

2.)  Memilih benih padi yang unggul, yang kuat batangnya dan tahan penyakit, serta usianya pendek (cepat panen). Pemerintah sekarang juga sudah memberikan bantuan bibit unggul bersubsidi kepada petani kecil yang berada di desa di tiap kabupaten. Disini diharapkan petani kecil tetap bisa menanam padi dan menjadikan stok beras di dalam Negeri tetap berlimpah.

3.)  Menerapkan program Panca Usaha Tani dengan benar;

      Disini juga pemerintah memberikan pelatihan kepada para petani kecil lewat kabupaten dari daerahnya. Pelatihan ini memberikan pengetahuan bagi para petani tentang cara memilih benih yang unggul, cara pemupukan, waktu penanaman yang tepat, waktu panen yang tepat dan cara memanen dengan benar.

4.)  Melancarkan irigasi serta lebih meningkatkan perawatan pada tanaman;

      Di sini pemerintah memberikan bantuan untuk para petani dalam masalah irigasi agar di musim kemarau petani tetap bisa menanam padi. Dengan cara membuat atau menggali waduk di desa-desa supaya lebih dalam dan luas sehingga daya tampung air diwaduk tersebut ketika hujan berlimpah. Pemerintah juga membuat irigasi dengan membuat selokan dari waduk tersebut ke pinggir-pinggir sawah petani. Dan ketika musim kemarau tiba waduk itu di buka dan air pun akan mengalir ke pinggir sawah-sawah para petani.

5.)  Perlu adanya kesadaran masyarakat terutama kaum petani untuk lebih meningkatkan produksi panennya. Dalam panen raya setiap kabupaten masa panennya yang sama, sehingga dapat menimbulkan menurunnya harga beras yang signifikan. Ini menjadikan para petani pun enggan untuk bercocok tanam lagi dan lebih memilih kerja di pabrik-pabrik terdekat. Disinilah perlu diadakan kesadaran para petani untuk tetap bercocok tanam agar stok beras tidak terbatas dalam negeri.

Kesimpulan

            Kelangkaan adalah kondisi di mana kita tidak mempunyai cukup sumber daya untuk memuaskan semua kebutuhan kita. Dengan singkat kata kelangkaan terjadi karena jumlah kebutuhan lebih banyak dari jumlah barang dan jasa yang tersedia. Faktor-faktor yang mempengaruhi kelangkaan meliputi mahalnya harga pupuk, perubahan musim yang tidak stabil, banyaknya lahan pertanian (sawah) yang dijadikan bangunan, keterlambatan panen. Menurut BATAM (RIAUPOS.CO) – Kementerian Perdagangan diminta untuk segera buka kran impor untuk memenuhi keperluan pangan di Provinsi Kepulauan Riau. Ketahanan pangan yang ada saat ini di provinsi diperkirakan hanya sanggup dipenuhi untuk keperluan sampai Desember mendatang. Kelangkaan pangan ini tidak hanya menyangkut beras tetapi juga menyangkut bahan kebutuhan pokok lainnya.

Cara untuk menanggulangi kelangkaan beras di Indonesia pada tahun 2015 ini, diantaranya: mampu menghasilkan pupuk sendiri, memilih benih padi yang unggul, yang kuat batangnya dan tahan penyakit, serta usianya pendek (cepat panen), menerapkan program Panca Usaha Tani dengan benar, melancarkan irigasi serta lebih meningkatkan perawatan pada tanaman, perlu adanya kesadaran masyarakat terutama kaum petani untuk lebih meningkatkan produksi panennya.

https://movistarnext.com/