Tata Cara Pelaksanaan


 Tata Cara Pelaksanaan

 Tata Cara Pelaksanaan

 Tata Cara Pelaksanaan

Berdasarkan pasala 3 21/55/KEP/DIR/1988

  1. Pasar uang antar bank melalui perhitungan kliring

1)      Transaksi melalui kliring penyerahan

  • Bank yang meminjamkan wajib untuk:
  1. a)Menyerahkan nota kredit untuk untung peserta yang menerima pinjaman sejumlah transaksi yang disetujui oleh pihak yang bersangkutan
  2. b)Memperhitungkan nota kredit tersebut sebagai bagian dari nota kredit yang diserahkan dalam kliring penyerahan.
  • Bank yang menerima pinjaman berkewajiban untuk :
  1. a)Menerbitkan surat sanggup (aksep/promes) yang ditujukan kepada bank pemberi pinjaman sesuai dengan transaksi yang disepakati
  2. b)Memperhitungkan nota kredit yang diterimanya sebagai bagian dari nota kredit yang diterima dalam kliring penyerahan
  3. c)Menyerahkan tembusan atau fotokopi surat sanggup (aksep/promes) yang bersangkutan kepada penyelenggara kliring.
  • Pencarian kembali surat sanggup (aksep/promes) dilakukan dengan cara penerbitan nota debet (N/D) oleh peserta yang memberikan pinjaman sebagai warkat kliring, sedangkan surat sanggup (aksep/promes) yang bersangkutan dijadikan lampiran dan dimasukkan dalam sampul tertutup.

2)      Transaksi yang deselesaikan pada jadwal yang disediakan khusus untuk pasar uang antar bank

  • Bank yang meminjamkan wajib untuk:

  1. a)Menyerahkan nota kredit untuk untung peserta yang menerima pinjaman sejumlah transaksi yang disetujui oleh pihak yang bersangkutan
  2. b)Mencantumkan jumlah transaksi tersebut pada bilyet saldo kliring sebagai komponen dana pasar uang yang diserahkan.
  • Bank yang menerima pinjaman berkewajiban untuk :
  1. a)Menerbitkan surat sanggup (aksep/promes) yang ditujukan kepada bank pemberi pinjaman sesuai dengan transaksi disepakati
  2. b)Mencantumkan jumlah transaksi tersebut pada bilyet saldo kliring sebagai komponen dana pasar uang yang diterima
  3. c)Menyampaikan tembusan atau fotokopi surat sanggup (aksep/promes) yang bersangkutan kepada penyelenggara kliring.
  4. Pasar uang antar bank di luar perhitungan kliring

Dalam hal pelaksanaan transaksi tersebut dilakukan di luar kliring, maka:

  • Bank yang meminjamkan wajib untuk:
  1. a)Menerbitkan surat sanggup (aksep/promes) yang ditujukan kepada pemberi bank pinjaman sesuai dengan transaksi yang disepakati
  2. b)Menyampaikan tembusan atau fotokopi surat sanggup (aksep/promes) yang bersangkutan kepada Bank Indonesia.
  • Bank yang memberikan pinjaman harus menyelesaikan transaksi tersebut menurut cara yang disepakati dengan pihak penerima pinjaman.

Sumber :

https://fgth.uk/